Jaga Kesehatan dalam menggunakan HP

Jumat, 11 Februari 2011
Di antara perkara yang wajib untuk diperhatikan adalah menjaga kesehatan, karena ini merupakan salah satu nikmat di antara nikmat-nikmat Allah yang besar dan wajib untuk dipergunakan dalam meraih keridhaan-Nya. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


نعمتان مغبون فيها كثير من الناس :الصحة والفراغ

Ada dua kenikmatan yang kebanyakan manusia melalaikannya: (1) kesehatan, dan (2) waktu luang. (HR. Al Bukhari 7049)



Oleh karena itulah kebiasaan menggunakan HP dan lama dalam berbicara -dan yang lebih parah dari itu adalah gelombang sinyal yang kuat- terkadang bisa memberikan pengaruh yang berbahaya terhadap manusia -wallahu a’lam-. Maka berhati-hatilah darinya demi menjaga keselamatan (kesehatan), dan (nilai) keselamatan itu tidak ada sesuatu pun yang sebanding dengannya.

Dan sekarang silakan anda perhatikan nukilan sebagian tulisan dalam pembahasan ini berupa bahaya (efek negatif) dari penggunaan HP berikut



Bahaya (efek negatif) HP terhadap Kesehatan

Riset ilmiah yang dilakukan dengan sangat teliti oleh seorang peneliti Saudi yaitu Dr. Sari’ bin Hamd Ad Dausri -seorang ahli di bidang THT (telinga, hidung, dan tenggorokan), dan dia adalah kepala lembaga Al-Jum’iyyah As-Su’udiyyah urusan THT, kepala, dan leher- telah mengungkap tentang hilangnya indera pendengaran salah seorang pekerja Saudi sebagai akibat dari penggunaan HP dengan frekuensi yang sangat tinggi.

Dr. Ad-Dausri menyimpulkan hasil penelitiannya tersebut ketika memeriksa pasien mobile klinik di RS Universitas King Abdul Aziz, Saudi. Pasien tersebut adalah seorang pekerja berusia empat puluh tahun. Ia mengeluhkan pendengaran pada telinga kanannya berkurang selama tiga bulan, di samping rasa hangat dan rasa sakit di telinga. Dia mengatakan bahwa gejala ini terjadi ketika beberapa menit menggunakan ponsel dan baru hilang satu jam setelah menggunakan ponsel.

Dr. Sari’ menambahkan, bahwa pasien tersebut menggunakan ponsel lebih dari 90 menit dalam sehari dan tepat pada telinga kanannya. Hal itu berlangsung selama lebih dari dua tahun.

Kemudian dia rutin berkunjung ke klinik setiap tiga bulan. Setelah dilakukan pemeriksaan medis secara seksama, terlihat bahwa pendengaran berkurang sekitar 25 desibel pada telinga kanan. Berkurangnya pendengaran tersebut semakin besar dengan bertambahnya waktu penggunaan ponsel. Kemudian si pasien diminta menggunakan ponsel di telinga kirinya. Setelah 6 bulan, pendengaran di telinga kanan mulai membaik. Telinga kanan semakin membaik ketika pengunaan ponsel dihentikan. Namun ketika diulang kembali menggunakan ponsel pada telinga kanan tersebut, pendengaran kembali berkurang. Maka pasien disarankan untuk menggunakan telepon biasa dan mengurangi penggunaan ponsel, dan mengurangi penggunaan speakerphone, di mana pasien mengurangi penggunaan ponsel sampai 15 menit sehari. Dengan demikian sembuhlah penderitaannya, namun si pasien tetap mengalami sedikit penguraan pendengaran selamanya. Dr Ad-Dausari mengungkapkan hal itu dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia berjudul “efek ponsel terhadap kesehatan dan perlunya penelitian lebih lanjut” bahwa semakin meningkat penggunaan telepon selular berarti semakin menambah efek biologis dan efek kesehatan. Akibat pajanan terhadap elektro-magnetik mobile gelombang perangkat, atau menara transmisi booster. Di mana penelitian yang dipublikasikan menunjukkan adanya efek kerusakan kesehatan, seperti: kelelahan, sakit kepala, pusing, dan gangguan tidur. ….

0 komentar:

Posting Komentar

 
BLANGKON ANAK © 2010 | Designed by Blogger Hacks | Blogger Template by ColorizeTemplates